Caritrend – Sosok Fat Cat ,pemuda yang berusia 21 tahun dari China, baru-baru ini membuat gempar media sosial karena keputusannya untuk mengakhiri hidupnya. Kisahnya yang tragis telah menarik perhatian banyak orang karena perjuangan cintanya yang tulus.
Fat Cat, begitu dia dikenal,Talah menghabiskan waktu dan tenaganya untuk kekasihnya,Tan Zhu. Dia bekerja keras dan menabung demi mewujudkan impian Tan Zhu untuk membuka toko bunga.
Bahkan dia mengorbankan makanan kesukaannya demi menghemat uang.Meskipun sulit baginya dia tetap melakukannya dengan penuh kesetiaan.
Setelah 2 tahun berpacaran ,Fat Cat berhasil mengumpulkan sekitar 1,8 Miliar untuk memenuhi keinginan Tan Zhu. Namun kebahagiaannya hancur ketika mengetahui bahwa Tan Zhu menikah dengan orang lain.Patah hati ,Fat Cat memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Sebelum pergi, dia meninggalkan curahan hati di media sosial, yang kemudian menarik perhatian banyak orang. Warga lokal dan bahkan orang dari seluruh dunia datang untuk mendoakan dan mengenangnya di tempat dia pergi.
Namun bukan hanya kisah cintanya yang membuat banyak orang tergugah. Percakapannya dengan Tan Zhu yang tersebar juga menunjukkan betapa besar pengorbanan nya dan betapa dinginnya sikap Tan Zhu. Meskipun Fat Cat telah memberikan segalanya, Tan Zhu tampak tidak peduli.
Setelah kejadian itu Tan Zhu muncul di media sosial untuk memberikan klarifikasi. Meskipun dia mengaku menyesal atas apa yang terjadi pada Fat Cat, reaksi dan penampilannya di video klarifikasi tersebut menuai banyak kritik. Banyak yang merasa bahwa sikapnya tidak pantas dan kurang menghargai kesedihan orang lain.
Kisah tragis Fat Cat mengingatkan kita akan pentingnya menghargai dan menghormati perasaan orang lain. Dalam sebuah hubungan, serta pentingnya memiliki empati terhadap penderitaan orang lain